Mengencangkan rantai motor yang kendor memang sepertinya terlihat mudah. Terlebih apalagi kalau kita biasa menyerahkannya kepada orang bengkel yang biasa mengerjakan pekerjaan tesebut. Meskipun demikian sebenarnya mengecangkan rantai roda motor tidak semudah seperti yang terlihat. Memang kalau hanya untuk sekedar mengencangkan saja, maka pekerjaan mengencangkan rantai roda motor akan sangat mudah. Tetapi persoalan yang seringkali ada adalah posisi roda motor bagian belakang yang tidak lurus dengan roda depannya sehingga dikhawatirkan akan menimbulkan risiko yang lebih jauh.
Pada kesempatan kali ini saya ingin membagi pengalaman dalam mengencangkan rantai kendor.
1. Longgarkan semua baut yang terhubung dengan proses pengencangan rantai seperti: baut penjepit rantai (agar rantai tidak berubah settingan-nya, baut No. 23 mm Honda Supra X 100 cc), baut as roda belakang, baut No. 17, baut pengatur ketegangan rantai, baut No. 10
Untuk baut pengatur ketegangan rantai, pastikan berada pada kondisi paling longgar.

2. Goyangkan/ guncangkan roda belakang sehingga dapat terlihat indikator kelurusan roda belakang berada pada posisi yang sama dengan roda depan. Usahakan semaksimal mungkin berada pada posisi yang sama antara garis indikator sebelah kiri dengan garis indikator sebelah kanan. Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya risiko-risiko yang tidak diinginkan ketika anda melakukan manuver pada saat berkendara.
3. Setelah berada pada posisi yang sama, kemudian anda dapat mengencangkan baut No. 23 perlahan-lahan, tetapi jangan sampai pada posisi yang terlalu kencang. Kemudian atur ketegangan roda, sesuai dengan standar motor anda, dengan mengatur baut No 10 (Honda Astrea Supra X ketegangan rantai 35 mm). Jikalau telah selesai, anda dapat mengencangkan kembali baut No 7 23 sampai pada posisi kencang
4. Setelah selesai dilakukan, kemudian baut No. 17 dapat dikencangkan. Pastikan baut ini terpasang kuat, karena baut ini adalah komponen penyangga roda belakang motor anda.
Jikalau sempat anda dapat memberikan pelumas pada rantai anda. Hal ini selain berfungsi untuk mengurangi gesekan antara rantai dengan gear roda juga berfungsi untuk mengurangi bunyi yang timbul akibat gesekan dan sedikit banyak dapat menambah usia gear atau rantai motor anda.